Tempat Untuk Menginap

Wow… lama banget ni ngak nongol di blog, sekalinya buka banyak banget perkembangan yang sudah pasti makin lebih canggih lagi menu-menu aplikasi di media blog.

Hampir dua tahun lebih fakum dari dunia blog beralih profesi dan merantau ke sebrang, awal merantau ke jakarta lalu putar arah ke kalimantan, banyak pengalaman dan pembelajaran dari luar sana yang sebenarnya masih perlu untuk di kembangkan lagi. Buat anda yang lagi nyasar ke blog ini agar anda tidak kecewa saya akan kasih sedikit tips apa bila anda sedang mencari tempat-tempat penginapan murah khususnya di jakarta. Banyak orang yang berpikiran, bahwa kenyamanan tidak akan bisa didapatkan jika kita memilih tinggal di tempat penginapan murah. Hal ini karena minimnya fasilitas yang bisa didapatkan jika kita menginap di tempat tersebut.

Namun pada dasarnya, tempat penginapan yang murah bisa pula menjadi sebuah lokasi istirahat yang nyaman. Dan yang pasti, akan jauh lebih menghemat uang yang harus dikeluarkan daripada jika memilih menginap di hotel yang mewah.

Yang pertama perlu dilakukan adalah jauhkan harapan untuk mendapatkan fasilitas mewah sebagaimana jika menginap di hotel berbintang. Jika harapan tersebut muncul, maka kita hanya akan mendapatkan kekecewaan. Yang lebih penting dilakukan adalah, munculkan harapan bahwa kita bisa mendapatkan tempat untuk mengistirahatkan tubuh setelah menempuh perjalanan panjang.

Persiapan selanjutnya adalah bawalah berbagai perlengkapan pribadi Anda dan jangan menunggu fasilitas dari tempat penginapan murah tersebut. Selain bisa jadi kondisinya kurang sesuai kriteria yang Anda inginkan, membawa perlengkapan pribadi jelas memberikan kenyamanan tersendiri.  Perlengkapan ini terutama untuk perlengkapan mandi, dimana biasanya hotel memang memberikan perlengkapan tersebut.

Ketiga, bawalah perlengkapan hiburan tersendiri seperti laptop. Sehingga jika di tempat penginapan  tersebut tidak menyediakan fasilitas hiburan seperti televisi, Anda tidak merasa kesepian. Namun jangan lupa, bawalah selalu laptop Anda tersebut jika hendak keluar kamar. Hal ini demi keamanan dan ketenangan selama berada di luar kamar.

Tips keempat adalah kunci selalu kamar tidur ketika Anda beristirahat. Mengingat tingkat keamanan penginapan murah tentu tidak seketat pengamanan di hotel berbintan. Untuk itu, jangan menggantungkan keamanan kamar dan barang-barang Anda pada petugas hotel saja.  Akan lebih baik jika kita juga mampu menjaga keamanan barang yang kita miliki dan dibawa ke dalam kamar.

Tips selanjutnya adalah, jika Anda memiliki kebutuhan akan akses internet yang cukup tinggi, sebaiknya bawalah perangkat modem pribadi Anda. Sebab, meski sudah menjadi sesuatu yang sifatnya umum, namun belum banyak tempat penginapan murah di Jakarta yang menyediakan akses internet hingga ke dalam kamar.

Leave a comment »

Hargai Apa Yang Kita Miliki

sekedar mau share,,, dibawah ini ada artikel untuk aku yang dikirim dari teman dan guru aku

Ditulis oleh: A A
Sobat,,,
Pernahkah anda mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

“It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound”.

Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba anda bayangkan sejenak….

……Anda menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri anda melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu anda tidak bisa
melihat indahnya dunia, anda tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan anda tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana anda? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan…. Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba anda renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.🙂

itulah yang DIA katakan, hargai apa yang kita miliki biarpun banyak orang yang lebih segalanya dari diri kita, namun jangan lupa ada juga yang kurang beruntung tak bisa menikmati seperti apa yang kita punya.

okay,,  semoga ini bermanfaat buat panjenengan semua…

Comments (2) »

Kajian Ekonomi Jawa Tengah

Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jawa Tengah

Sistem Informasi berbagai aspek perekonomian provinsi, dengan didukung kerjasama dan koordinasi dengan instansi Pemerintah Daerah, Perbankan, Badan Pusat Statistik dan stakeholders lainnya. Cakupan informasi berupa perkembangan ekonomi regional dan inflasi; moneter, perbankan dan sistem pembayaran; ketenagakerjaan dan kesejahteraan masyarakat; keuangan daerah; dan prospek perekonomian regional; serta didukung boks penelitian (antara lain pengembangan UMKM dan investasi daerah)

Banyak peluang usaha untuk orang yang mempunyai kemauan, dengan syarat harus mempunyai keahlian juga,untuk itu saya menyediakan situs bagi anda yang mau belajar menambah ketrampilan di dunia internet :

http://mractionclub.com/?aff=cahsiji

dan juga anda yang mau memiliki website dengan domain sendiri :

ITC Domain and Hosting

Membuat Website Dengan WordPress

Membuat Website Dengan WordPress

“namaperusahaan.com”

Rp.550.000

WordPress Siap Pakai

Perpendek Alamat WordPress Dengan

Domain Sendiri

Perpendek alamat Blog WordPress anda menjadi

“nama-anda.com”

nama-anda.wordpress.com => nama-anda.com

Hanya Rp.148.000,-

Email Dengan Domain Sendiri

Email Dengan Domain Sendiri

Rp. 148.000

Comments (2) »

Manfaat Membaca

r. Aidh bin Abdullah al-Qarni, dalam bukunya, “La Tahzan” mengungkapkan tentang banyaknya manfaat membaca, yaitu di antaranya sebagai berikut:

  1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  2. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan.
  3. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
  4. Dengan sering membaca, orang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  5. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  6. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
  7. Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
  8. Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
  9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
  10. Dengan sering membaca, orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat).

فتح المعين

Comments (2) »

Automatic Created Playlist by www.autoplaylist.com
Make Your Own Mp3 & Video Playlist at www.autoplaylist.com

Leave a comment »

Nga’ Ada Judul

Tiada manusia yang benar-benar sempurna di dunia ini, dan kekurangan,,, bukanlah aib bagi manusia, itu juga merupakan pemberian dari yang Kauasa. Mungkin saat ini kita mengalami apa yang mungkin tidak pernah kita harapkan dan kita suka, pada saat seperti itu apakah kita pernah ingat dengan apa yang  telah di berikan Nya di hari yang lalu?? Atau pada saat itu juga pernahkah kita berfikir mungkin esok adalah hari yang membahagiakan untuk kita.

Apabila kita bisa berfikir seperti itu setiap saat maka tak kan ada rasa kekurangan dalam diri kita,

Kita dan Anak Jalanan

Pernahkan terlintas di pikiran Anda, Lebih hebat manakah kita dengan anak jalanan / pengamen? Apakah kita yang lebih hebat? Bagi Anda yang menjawab demikian Anda SALAH BESAR …tahukah apa yang membuat comment kita tersebut salah?

Mungkin bila kita melihat orang jalanan / pengamen yang selalu yang ada di benak kita adalah anak kita yang kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar, tapi ada suatu hal yang lebih berharga di balik semua itu. Anak jalanan /pengamen mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup 1 hari. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atu anak jalanan?

7 Buah Kata

Aku tahu aku berbeda dari anak-anak lain. Dan aku amat membencinya. Ketika aku mulai bersekolah, teman-teman selalu mengejekku, maka aku semakin tahu perbedaan diriku. Aku dilahirkan dengan cacat. Langit-langit mulutku terbelah.Ya, aku adalah seorang gadis kecil dengan bibir sumbing, hidung bengkok, gigi yang tak rata. Bila berbicara suaraku sumbang, sengau dan kacau. Bahkan aku tak bisa meniup balon bila tak kupejet hidungku erat-erat.

Jika aku minum menggunakan sedotan, air akan mengucur begitu saja lewat hidungku. Bila ada teman sekolahku bertanya, “Bibirmu itu kenapa?” Aku katakan bahwa ketika bayi aku terjatuh dan sebilah pecahan beling telah membelah bibirku.

Sepertinya aku lebih suka alasan ini daripada mengatakan bahwa aku cacat semenjak lahir. Saat berusia tujuh tahun aku yakin tidak ada orang selain keluargaku yang mencintai aku. Bahkan tidak ada yang mau menyukaiku.

Saat itu aku naik ke kelas dua dan bertemu dengan bu Leonard. Aku tak tahu apa nama lengkapnya. Aku hanya memanggilnya bu Leonard. Beliau berparas bundar, cantik dan selalu harum. Tangannya gemuk. Rambutnya coklat keperakan. Matanya hitam lembut yang senantiasa tampak tersenyum meski bibirnya tidak. Setiap anak menyukainya. Tetapi tak ada yang menyintainya lebih daripada aku. Dan aku punya alasan tersendiri untuk itu.

Pada suatu ketika sekolah melakukan test kemampuan pendengaran; yaitu mendengar kata yang dibisikkan dengan satu telinga ditutup bergantian. Terus terang sulit bagiku untuk mendengar suara-suara dengan satu telinga. Tidak ada orang yang tahu akan cacatku yang satu ini. Aku tak mau gagal pada test ini lalu menjadi satu-satunya anak dengan segala cacat di sekujur tubuhnya.

Maka aku mencari akal untuk menyusun rencana curang. Aku perhatikan setiap murid yang ditest. Test berlangsung demikian: setiap murid diminta berjalan ke pintu kelas, membalikkan tubuh, menutup satu telinganya dengan jari, kemudian bu guru akan membisikkan sesuatu dari mejanya tulisnya. Lalu murid diminta untuk mengulangi perkataan bu guru. Hal yang sama dilakukan pada telinga yang satunya. Aku menyadari ternyata tak ada seorang pun yang mengawasi apakah telinga itu ditutup dengan rapat atau tidak. Kalau begitu aku akan berpura-pura saja menutup telingaku. Selain itu aku tahu dari cerita murid-murid yang lain bu guru biasanya membisikkan kata-kata seperti, “Langit itu biru” atau “Apakah kau punya sepatu baru?”.

Kini tiba pada giliran terakhir; giliranku. Aku berjalan ke luar kelas, membalikkan tubuh lalu menutup telingaku yang cacat itu dengan kuat tetapi kemudian perlahan-lahan merenggangkannya sehingga aku bisa mendengar kata-kata yang dibisikkan oleh bu guru.

Aku menunggu dengan berdebar-debar kata-kata apa yang akan dibisikkan oleh bu Leonard. Dan bu Leonard, bu guru yang cantik dan harum, bu guru yang aku cintai itu, membisikkan tujuh buah kata yang aku telah mengubah hidupku selamanya. Ia berbisik dengan lembut, “Maukah kau jadi putriku, wahai gadis manis?” Tanpa sadar aku berbalik, berlari, memeluk bu Leonard erat-erat, dan membiarkan seluruh air mataku tumpah di tubuhnya.

Di kutib dari Resensi.net,editor by cahsiji

Grosir Busana Muslimah


Comments (2) »

Modal / Madil

Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata:

“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 50.000!!” Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata, “Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.”

Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya “Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?” Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan.

“Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “. Lalu, kakek itu menjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengan sepatu. Di pijak dan di tekannya dengan keras uang itu hingga kotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dan kakek kembali bertanya: “Siapa yang masih mau uang ini?”

Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkan hingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semua yang ada di taman itu mengacungkan tangan. :)

***

Sahabat Resensinet, cerita diatas sangatlah sederhana. Namun kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga dari cerita itu. Apapun yang dilakukan oleh si Kakek, semua anak akan tetap menginginkan uang itu, Kenapa? karena tindakan kakek itu tak akan mengurangi nilai dari uang yang di hadiahkan. Uang itu tetap berharga Rp. 50.000

Sahabat resensinet, seringkali, dalam hidup ini, kita merasa lusuh, kotor, tertekan, tidak berarti, terinjak, tak kuasa atas apa yang terjadi pada sekeliling kita, atas segala keputusan yang telah kita ambil, kita merasa rapuh. Kita juga kerap mengeluh atas semua ujian yang di berikan-Nya. Kita seringkali merasa tak berguna, tak berharga di mata orang lain. Kita merasa di sepelekan, di acuhkan dan tak dipedulikan oleh keluarga, teman, bahkan oleh lingkungan kita.

Namun, percayalah, apapun yang terjadi, atau *bakal terjadi*, kita tak akan pernah kehilangan nilai kita di mata Allah. Bagi-Nya, lusuh, kotor, tertekan, ternoda, selalu ada saat untuk ampunan dan maaf.

Nilai dari diri kita, tidak timbul dari apa yang kita sandang, atau dari apa yang kita dapat. Nilai diri kita, akan dinilai dari akhlak dan perangai kita. Tingkah laku kita. seberapapun kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan, kalau kita tetap konsisten menjaga sikap kita.

Sahabat, akhlak ialah bunga kehidupan kita. Merupakan seberapa bernilainya manusia. Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita, dan merupakan modal hidup.
Orang yang tidak mempunyai akhlak, meskipun ia berharta, tidak ada nilainya. Meskipun dia cantik, tapi jika sikapnya buruk dan tiada berakhlak, maka kecantikannya tiada berguna baginya. Begitu pula dengan orang yang berpangkat tinggi, tanpa akhlak, dia menjadi orang yang dibenci.

Website Pondok Pesantren Al-Quraaniyyah

Leave a comment »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.